"Meskipun dimulai dengan jumlah yang kecil, namun gereja ini memiliki kerinduan besar untuk menjadi tempat pertumbuhan iman."
Gereja Sidang Jemaat Allah, Praise Community Church Brayan adalah sebuah rumah ibadah yang terletak di Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. GSJA PCC Brayan merupakan salah satu gereja yang bertumbuh oleh kasih karunia Tuhan melalui kesetiaan jemaat dan pertolongan Tuhan dari tahun ke tahun. Gereja ini diresmikan pada tanggal 4 Februari 2007 di rumah kecil tempat tinggal Gembala dan keluarga (Pdt Salomo Sinaga), dengan jumlah jemaat awal sebanyak 9 orang dengan 2 Komunitas Sel (komsel). Meskipun dimulai dengan jumlah yang kecil, namun gereja ini memiliki kerinduan besar untuk menjadi tempat pertumbuhan iman dan pelayanan bagi masyarakat sekitar.
Pada tahun 2008, gereja mulai mengalami perkembangan yang signifikan. Jumlah jemaat bertambah menjadi sekitar 40 orang dan ada 4 komsel, sehingga dimulailah pembelian tanah dan pembangunan gedung gereja pertama sebagai sarana ibadah yang lebih memadai. Memasuki tahun 2009, GSJA PCC Brayan memperluas pelayanannya dengan menjalin kemitraan bersama Yayasan Compassion. Pada tahun itu juga gereja mulai menjalankan pelayanan pendidikan anak melalui pembukaan kegiatan Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai bentuk perhatian gereja terhadap generasi anak. Pada tahun 2011, seiring pertumbuhan jemaat yang meningkat hingga mencapai 90 orang dan ada 9 komsel, pembangunan gedung gereja dilanjutkan dengan perluasan lantai dua dan bagian bawah untuk menampung kebutuhan ibadah dan kegiatan pelayanan. Pada tahun 2012 menjadi masa perkembangan lanjutan, di mana gereja membeli sebidang tanah di depan dan membangun ruangan Pelayanan Anak dan Remaja (PPA) serta kantor gereja guna mendukung pelayanan yang semakin luas dan terorganisir. Pada tahun 2014, gereja mengalami terobosan besar dengan melakukan perluasan melalui pembelian tanah di samping gereja. Pembangunan gedung baru dilakukan dengan ukuran 9,5 x 25 meter, sekaligus pembangunan lantai dua. Gedung gereja ini menghadap langsung ke Jalan Bengkel, menjadi lokasi strategis dan lebih representatif. Pada tahun itu jumlah jemaat telah bertumbuh pesat hingga mencapai sekitar 250 orang dan 14 komsel. Pada tahun 2015, gereja terus melengkapi fasilitas dengan pemasangan AC di dalam ruang ibadah, pembangunan kamar mandi, serta pembuatan pagar gereja untuk kenyamanan dan keamanan jemaat. Kemudian pada tahun 2017, gereja kembali mengambil langkah besar dengan melakukan pembelian rumah yang digunakan sebagai tempat gedung Sekolah Minggu, TK, dan kelas PPA, sehingga pelayanan anak-anak semakin berkembang. Memasuki tahun 2024, gereja terus bertumbuh dan jemaat semakin diberkati Tuhan. Jumlah jemaat meningkat menjadi sebanyak 360 orang dan 26 komsel. Pertumbuhan ini membawa tantangan baru, salah satunya keterbatasan lahan parkir kendaraan. Oleh sebab itu, gereja merencanakan pembelian tanah tambahan di samping gereja. Pada bulan Februari 2026, gereja berhasil membeli tanah lahan parkir dari janji iman jemaat dan bantuan lainnya, sebagai bentuk nyata pertolongan Tuhan untuk menopang kebutuhan pelayanan gereja yang terus berkembang.
Saat ini GSJA PCC Brayan memiliki kurang lebih 400 orang jemaat, memiliki 3 cabang gereja yaitu PCC Tanjung Mulia, PCC Helvetia, PCC Mabar Hilir, dan satu pos pelayanan Pasar IX. Ibadah umum di gereja ini ada 3 sesi, yaitu sesi pertama di pagi hari pukul 08.15, sesi 2 di siang hari pukul 10.30 dan sesi 3 di sore hari pukul 16.30. Nilai-nilai dari GSJA yaitu, cinta Tuhan, rendah hati, jujur, rajin & bertanggung jawab. Visi dari gereja ini adalah Bertumbuh dalam iman, berbuah dalam kehidupan (Efesus 4:13) dan Misinya adalah menjadikan jemaat yang memberitakan injil ke semua suku, kaum dan bahasa.
Saat ini GSJA PCC Brayan memiliki kurang lebih 400 orang jemaat, memiliki 3 cabang gereja yaitu PCC Tanjung Mulia, PCC Helvetia, PCC Mabar Hilir, dan satu pos pelayanan Pasar IX.
Visi kami adalah Bertumbuh dalam iman, berbuah dalam kehidupan (Efesus 4:13) dengan misi memberitakan injil ke semua suku, kaum dan bahasa dengan integritas tinggi.